Friday, September 18, 2020
Home / Info Glitz / Kenapa Imlek Identik Warna Merah?

Kenapa Imlek Identik Warna Merah?

Menjelang perayaan Imlek, tidak hanya klenteng saja yang mendekor tempatnya dengan pernak – pernik khas Imlek berwarna merah. Mulai dari pusat perbelanjaan, pusat layanan publik, hingga sejumlah perkantoran juga demikian. Warna merah memang identik saat perayaan Imlek. Mulai dari hiasan rumah sampai pakaian yang digunakan. Bagi masyarakat Tionghoa, merah menjadi warna keberuntungan. Kesukaan rakyat dengan warna merah bisa dilacak sampai keturunan Kaisar Yan yang memuja api.

Dalam buku “Chinese Auspicious Culture” terbitan Elex Media Komputindo yang mengungkap rahasia di balik mitos dan kepercayaan rakyat China menjelaskan mengapa Imlek identik dengan warna merah. Dilansir Laman Merdeka, dalam buku itu api adalah pembawa cahaya, nasib baik dan sumber hidup bagi manusia. Karena api itu merah, orang suci yang menciptakan batu api dan menghasilkan api dinamakan Kaisar Panas. Karena warna merah juga dikenal dengan chi, orang suci ini juga dikenal sebagai Kaisar Merah.

Selain itu, bangsa China kuno menganggap api sebagai inkarnasi Dewa Api dan Dewa Matahari. Maka mereka memuja warna merah.

Ada juga kepercayaan lain bahwa asal warna merah sebagai warna keberuntungan karena legenda Nian, hewan buas dalam mitologi China yang muncul di akhir tahun dan mengganggu keselamatan. Dan hal itu diketahui Langit, dewa yang dikirim ke dunia fana untuk selamatkan rakyat.

Langit memerintahkan masyarakat memakai pakaian merah dan menyalakan petasan merah, karena Nian takut dengan warna merah. Hal ini berhasil dan menjadi tradisi sampai saat ini. Masyarakat China menghias rumahnya dengan warna merah untuk menghindari roh jahat dan bernasib baik.

Hiasan berwarna merah tak hanya muncul saat perayaan Imlek saja, tetapi juga dalam acara ulang tahun maupun pernikahan. Hiasan-hiasan itu seperti lampion merah, angpao merah, dan pakaian serta pernak-pernik merah.

Tak hanya merah, kuning juga identik saat perayaan Imlek. Kuning dianggap sebagai warna tanah. Nuwa menggunakan tanah kuning untuk membuat manusia.

Di Indonesia saat ini tidak hanya yang merayakan Imlek saja yang antusias untuk membeli pernak – pernik Imlek. Banyak yang tertarik membeli baju Imlek terutama untuk anak – anaknya karena model baju yang menarik dengan model khas China. Selain itu, baju – baju tersebut juga mudah dicari terutama jelang Imlek. Kamu sudah punya?

Cek Artikel Ini Sis..

Cuti Bersama 2020 Nambah 4 Hari, Cek Tanggalnya

Pemerintah merevisi jadwal hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020, berdasarkan hasil rapat sejumlah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.