Monday, September 28, 2020
Home / Kesehatan & Sex / Resiko Obesitas pada Ibu Hamil

Resiko Obesitas pada Ibu Hamil

makanan-ibu-hamil
Selain kondisi janin dalam kandungan, yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil adalah berat badan sang ibu. Bagi yang mempunyai berat badan berlebih perlu hati-hati agar pertambahan bobot tidak melonjak tajam. Terlalu banyak risiko bila kelebihan berat badan.

Dilansir Laman Ayahbunda, sejak tahun 2000, ibuhamil yang obesitas di Amerika Serikat meningkat 30% setiap tahun. Di Indonesia, tidak ada data yang pasti, tapi kenyatannya, ibuhamil dengan obesitas cukup banyak.

Ibu hamil perlu membatasi konsumsi lemak. Sedangkan karbohidrat dan protein dibutuhkan janin sebagai sumber energi dalam proses perkembangan di awal kehidupannya. Jika ingin menguranginya, Anda harus benar-benar cermat. Konsumsi zat gizi lain seperti vitamin dan mineral, tak perlu Anda kurangi, bahkan pada tahap-tahap terntentu perlu ditambah demi kesehatan janin.

Berikut Fakta pada Ibu Hamil:

  • Wanita hamil obesitas menjalani kehamilan lebih lama, berisiko tinggi mengalami komplikasi kehamilan serta persalinan, melahirkan bayi meninggal (still birth), menderita diabetes gestasional, dan melahirkan secara Caesar.
  • Wanita hamil obesitas bersisiko melahirkan bayi dengan 1-2 jenis kelainan atau cacat bawaan.
  • Wanita hamil dengan obesitas berisiko 2 kali lipat melahirkan bayi dengan kelainan bawaan tabung saraf pusat.

Cek Artikel Ini Sis..

Cara Mencegah Penularan Virus Corona Menurut WHO

Virus ini diperkirakan berasal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan bisa menular dari hewan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.