Sekarang, Sandara sudah lebih santai dan nggak terlalu ngotot untuk selalu tampil sempurna. Dia bilang, “Aku sudah banyak melepaskan.” Bahkan, dia merasa nyaman untuk terlibat dalam proyek-proyek baru meskipun kadang merasa belum siap 100% di depan kamera. Perubahan sikap ini ternyata membawa banyak perbedaan dalam hidupnya. Sandara akhirnya bisa menghargai perjalanan kariernya, lengkap dengan segala ketidaksempurnaannya. Dan, menurutnya, justru itulah yang membuat pengalamannya di industri hiburan jadi lebih memuaskan.
Jadi, buat kalian yang masih suka merasa harus selalu sempurna, mungkin bisa belajar dari Sandara. Kadang, melepaskan sedikit ekspektasi bisa bikin kita lebih menikmati hidup. Siapa tahu, dengan begitu kita malah bisa lebih menghargai setiap momen yang kita jalani. Nah, gimana menurut kalian? Ada yang punya pengalaman serupa?