Penyanyi Korea Selatan Psy menghadapi proses hukum setelah didakwa secara ringkas oleh Kejaksaan Distrik Barat Seoul atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Layanan Medis. Ia diduga memperoleh resep obat psikotropika, termasuk Xanax dan Stilnox, tanpa menjalani konsultasi langsung dengan dokter. Resep tersebut juga disebut diambil oleh manajer atau pihak ketiga atas namanya.
Kasus ini turut menyeret seorang profesor rumah sakit universitas di Seoul yang diduga memberikan resep tanpa pemeriksaan langsung. Polisi sebelumnya telah melimpahkan enam orang, termasuk Psy, dokter, manajer, dan tenaga medis terkait, kepada jaksa. Dilansir AllKpop, dalam aturan Korea Selatan, pemberian resep umumnya mengharuskan dokter memeriksa pasien secara langsung, sementara pengambilan obat oleh pihak lain hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu. Aturan tersebut lebih ketat untuk obat narkotika dan psikotropika karena memiliki risiko penyalahgunaan dan ketergantungan.
Psy, yang bernama asli Park Jae-sang, merupakan penyanyi yang mendunia lewat lagu “Gangnam Style” pada 2012. Lagu tersebut berhasil menduduki posisi kedua Billboard Hot 100 dan membuat nama Psy dikenal secara global. Selain sebagai penyanyi, Psy juga mendirikan agensi P NATION pada 2019 dan hingga kini aktif sebagai musisi serta penyelenggara konser musim panas Summer Swag.