BTS siap merilis dokumenter baru di Netflix berjudul “BTS: The Return” pada 27 Maret. Dalam dokumenter ini, para anggota berbagi pengalaman mereka saat mempersiapkan album baru, “Arirang,” dan tekanan menjadi idola kelas dunia. Dokumenter ini dimulai dari musim panas lalu ketika mereka mengadakan kamp penulisan lagu di L.A.
– BTS merilis album baru “Arirang” dan tampil di Gwanghwamun Square.
– Dokumenter ini mengungkap tekanan yang dirasakan BTS sebagai ikon global.
– Jimin berharap BTS dikenal sebagai grup yang berbeda dan tidak dianggap usang.
– BigHit Music ingin menunjukkan versi BTS yang lebih autentik dan ditingkatkan.
– HYBE Chairman Bang Si Hyuk menyebut BTS sebagai artis ikonik dengan audiens global.
– Dokumenter ini disutradarai oleh Bao Nguyen.
– Beberapa netizen Korea merasa BTS sudah ketinggalan zaman di Korea.
– Namun, BTS masih memiliki banyak penggemar di luar negeri.
Para anggota BTS berbicara tentang “mahkota berat” yang mereka pikul sebagai artis Korea dan global. Mereka mengungkapkan tantangan menjaga identitas BTS sambil tetap berinovasi. Meskipun ada kritik dari netizen Korea, BTS tetap fokus pada audiens global mereka.
BigHit Music dan BTS berdiskusi panjang tentang citra yang ingin ditampilkan saat membuka babak baru. Mereka ingin menunjukkan sisi BTS yang lebih autentik dan ditingkatkan. Dokumenter ini diharapkan memberikan pandangan mendalam tentang perjalanan dan tantangan BTS.