Namun, di balik semua penjelasan itu, netizen Korea ternyata punya pendapat lain. Mereka menuduh BTS munafik karena meskipun bilang bangga jadi orang Korea, album itu justru penuh dengan lagu berbahasa Inggris dan produser asing. Bahkan, beberapa member seperti Jin nggak dapat kredit sama sekali. Mereka juga mengingatkan pernyataan RM sebelumnya yang bilang kalau BTS nggak mau ganti identitas demi jadi nomor satu. Tapi, setelah lagu-lagu seperti ‘Dynamite’ dan ‘Butter’ yang full English keluar, pernyataan itu jadi terasa bertolak belakang. Jadi, banyak yang merasa BTS berubah sesuai situasi yang menguntungkan mereka.
Di sisi lain, beberapa member BTS seperti J-Hope dan Suga merasa pemilihan ‘Arirang’ sebagai judul album adalah keputusan yang keren. J-Hope bahkan bilang kalau album ini benar-benar mencerminkan esensi mereka. V juga cerita kalau orang-orang di sekitarnya suka banget sama ide ini. Tapi, tetap aja, perdebatan di kalangan netizen nggak bisa dihindari. Mereka merasa BTS harusnya lebih konsisten dengan identitas Korea yang mereka banggakan. Gimana menurut kalian, apakah ini cuma salah paham atau memang ada yang perlu diluruskan? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!