Program TV “I Live Alone” dari MBC tengah jadi sorotan setelah menampilkan perusahaan penerbit Jepang, Shogakukan, yang terlibat skandal besar. Episode 13 Maret 2026 menampilkan Kian84 dan Kangnam bertemu dengan seniman manga horor legendaris, Junji Ito, di Jepang. Namun, kehadiran Shogakukan dalam acara tersebut menuai kritik karena skandal yang melibatkan perusahaan itu.
Shogakukan dikenal sebagai penerbit besar di Jepang dengan karya-karya populer seperti “Inuyasha” dan “Doraemon”. Namun, mereka terlibat dalam kontroversi setelah diduga menutupi kasus kejahatan seksual anak oleh seorang seniman manga yang bekerja di bawah nama samaran. Hal ini memicu kemarahan publik karena perusahaan dianggap mendukung pelaku kejahatan.
Meskipun kehadiran Shogakukan dalam acara tersebut mungkin tidak disengaja, banyak yang mengkritik MBC karena kurangnya kesadaran sosial. Beberapa penonton membela acara tersebut, menyatakan bahwa penampilan Shogakukan tidak dimaksudkan untuk mempromosikan penerbit.
Berikut poin-poin penting dari skandal ini:
– “I Live Alone” menampilkan Shogakukan, penerbit Jepang yang terlibat skandal.
– Skandal terkait dengan seniman manga yang melakukan kejahatan seksual.
– Shogakukan diduga menutupi kasus dan mengizinkan seniman kembali bekerja.
– Kritik muncul terhadap MBC karena menampilkan Shogakukan di acara mereka.
– Beberapa penonton membela acara, menyatakan penampilan Shogakukan tidak disengaja.
– Episode tersebut tetap mencatat rating tinggi di Seoul, 5.6%.