BTS sedang jadi sorotan karena konten baru mereka, “Arirang,” dianggap rasis dan melakukan whitewashing. Kontroversi ini muncul setelah penggemar menggali sejarah di balik rekaman pertama lagu “Arirang” yang dilakukan oleh tujuh mahasiswa Korea di universitas Amerika pada tahun 1890-an. Rekaman ini penting karena makna historisnya.
Trailer animasi album BTS menggambarkan mereka terhubung dengan “tujuh orang Korea” tersebut. Namun, ada detail penting yang terlewat: rekaman asli terjadi di Howard University, universitas yang bersejarah bagi komunitas kulit hitam. Universitas ini didirikan untuk mendidik mantan budak dan menawarkan pendidikan bagi semua orang di masa ketidaksetaraan rasial.
Dalam trailer, adegan menunjukkan sedikit orang kulit hitam di antara kerumunan, yang memicu tuduhan whitewashing. Meskipun video menyatakan kemungkinan ketidakakuratan sejarah dan merupakan “imajinasi modern,” banyak yang menganggap ini sebagai penghapusan sejarah.
Kontroversi ini menambah daftar panjang reaksi penggemar terhadap BTS, termasuk protes di depan kantor HYBE dan spekulasi tentang comeback mereka.
Poin Penting:
– BTS dituduh rasis dan whitewashing dalam konten “Arirang.”
– “Arirang” pertama kali direkam oleh mahasiswa Korea di Howard University.
– Howard University bersejarah bagi komunitas kulit hitam.
– Trailer animasi BTS memicu kritik karena kurangnya representasi.
– Video menyebutkan kemungkinan ketidakakuratan sejarah.
– Kontroversi ini menambah reaksi penggemar terhadap BTS.
– Protes juga terjadi di depan kantor HYBE.
– Spekulasi tentang comeback BTS semakin memanas.