Jadi, ceritanya, produk IGIN ini katanya pakai konsentrat plum dari Chile dan semangka dari Amerika Serikat. Tapi, di situs mereka, ada deskripsi yang bilang kalau bahan-bahan itu asalnya dari dalam negeri. Nah, ini yang bikin bingung, kan? Di Korea Selatan, aturan pelabelan asal usul itu ketat banget. Kalau mau dibilang “domestik”, semua bahan (kecuali air, aditif makanan, dan gula) harus dari Korea. Kalau salah label, hukumannya bisa berat, bisa sampai tujuh tahun penjara atau denda besar. Jin dan Baek Jong Won sendiri baru mendirikan JINI’s LAMP ini Desember 2022 lalu, dan sekarang mereka lagi sibuk mengurus masalah ini. Pihak JINI’s LAMP bilang kalau kasus ini masih dalam tahap peninjauan, jadi kita tunggu saja kabar selanjutnya, ya!
Ngomong-ngomong, ini bukan kali pertama Baek Jong Won terlibat dalam proyek kuliner yang bikin heboh. Selain sibuk dengan JINI’s LAMP, dia juga bakal jadi juri di ‘Culinary Class Wars Season 2’ yang tayang Desember nanti. Wah, kayaknya Baek Jong Won nggak pernah kehabisan energi buat terus berkarya, ya! Sementara itu, kita doakan saja semoga masalah pelabelan ini cepat selesai dan bisa jadi pelajaran buat semua. Jadi, gimana menurut kalian? Apakah ini cuma salah paham atau memang ada yang perlu diperbaiki dari sistem pelabelan mereka? Yuk, share pendapat kalian!