Jadi ceritanya, salah satu anggota keluarga dekat Yubin telah berjuang melawan kanker payudara sejak 2020, dan pada 2023 penyakitnya menyebar ke otak, membuat pengobatan semakin sulit. Meskipun ada obat yang efektif, harganya yang sangat mahal dan tidak ditanggung asuransi kesehatan membuat akses menjadi hampir mustahil. Pada 1 September, Yubin mengajak publik untuk bergabung dalam petisi agar obat Tukysa bisa dimasukkan ke dalam sistem asuransi kesehatan nasional Korea. Petisi ini menyoroti bahwa meskipun obat tersebut terbukti efektif untuk pasien kanker payudara metastasis HER2-positif dan telah disetujui oleh Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan, pasien saat ini harus mengimpornya dengan biaya pribadi yang besar.
Petisi yang pertama kali didaftarkan pada 27 Agustus, berhasil mengumpulkan 53.326 tanda tangan pada 13 September, melampaui ambang batas 50.000 yang diperlukan untuk dirujuk ke komite tetap Majelis Nasional untuk ditinjau. Menanggapi kekhawatiran yang diajukan oleh beberapa pengikutnya, Yubin menjelaskan dalam komentar media sosial bahwa pasien yang dimaksud adalah “kakak ipar dari istri sepupunya,” menekankan transparansi tentang hubungan keluarganya. Semoga perjuangan ini bisa membuka jalan bagi banyak pasien lain untuk mendapatkan akses pengobatan yang lebih baik.