Prosesnya cepet banget, lho. Bang Chan ngajuin permohonan ini pada 1 September 2025, dan temannya, Felix, juga ikut ngajuin permohonan serupa pada 3 September 2025. Keduanya langsung disetujui pada 5 September 2025. Menurut dokumen pengadilan, ada dua akun di X yang pakai AI buat tempel wajah Bang Chan ke video dan bikin seolah-olah dia ngomong hal-hal yang nggak pantas. Bang Chan tegas bilang kalau dia nggak pernah setuju sama video itu dan postingannya bikin dia stres dan sakit hati sebagai penyanyi. Dengan persetujuan pengadilan, Bang Chan bisa minta informasi dari X, kayak email pendaftaran, nomor telepon, dan catatan IP login buat ngelacak pemilik akun.
Kalau X mau berbagi data itu, informasi tersebut bisa dipakai di Korea buat ngajuin kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Distrik Timur Seoul. Felix juga lagi ngejar kasus terpisah lawan pengguna anonim lainnya. Urusan di Korea ini ditangani sama pengacara Jeong Kyung Seok dari Riu Law Firm. Jeong Kyung Seok ini udah terkenal karena pernah berhasil ngelacak operator channel YouTube ‘Taldeok Camp’ yang bikin rumor di dunia maya. Pengalaman ini jadi modal berharga buat kasus Bang Chan dan Felix. Dengan persetujuan ini, mereka punya jalan jelas buat ngelacak pelaku di balik akun-akun itu, bawa mereka ke pengadilan di Korea, dan berjuang buat keadilan.