Gosipnya, utang ini awalnya dari pinjaman yang Braun ambil buat beli rekaman master Taylor Swift lewat Big Machine di tahun 2019. Setelah dijual lagi di akhir 2020, duitnya dibagi-bagi ke pemegang saham Ithaca, tapi utangnya masih nyangkut. HYBE akhirnya ambil alih utang ini pas akuisisi. Buat nutupin biaya akuisisi yang totalnya sampai 1,2 triliun KRW (sekitar 1,05 miliar USD). HYBE pakai 74% dari kas mereka dan pinjam lagi 560 miliar KRW (386,2 juta USD).
Isu ini muncul lagi di awal Januari 2026 gara-gara artikel viral di Twitter dari NewTamsa. Fans dan netizen banyak yang marah, nanya-nanya ke mana perginya uang yang BTS hasilkan. Ada yang curiga duitnya disalurin ke tempat lain atau malah buat dana gelap. Sampai sekarang, HYBE belum kasih pernyataan baru soal tuduhan ini. Mereka sih dulu bilang akuisisi ini buat sinergi antara K-pop dan pasar Barat. Tapi, dengan beberapa artis Ithaca yang cabut dan Scooter Braun yang mundur dari CEO HYBE America di 2025, banyak yang mulai ragu. Apalagi, ini pas banget momennya dengan rencana reuni BTS setelah selesai wajib militer. Jadi, kita tunggu aja kelanjutannya, apakah HYBE bakal buka-bukaan soal ini atau gimana.