Salah satu tuduhan paling mengejutkan adalah klaim bahwa Park Na Rae melakukan tindakan seksual dengan seorang pria di kursi belakang mobil, sementara manajernya berada di kursi depan dan tidak bisa menghindar. Para manajer mengaku merasa trauma, terhina, dan tidak dihargai sebagai manusia.
Setelah laporan itu muncul, netizen Korea bereaksi keras dan mayoritas menunjukkan simpati kepada para mantan manajer. Banyak yang menilai perilaku Park Na Rae sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan, terutama karena dilakukan dalam situasi di mana staf tidak bisa keluar dari ruang tertutup.
Netizen mengkritik keras tindakan tersebut, menyebut bahwa para manajer “diperlakukan seolah tidak terlihat”. Banyak komentar mempertanyakan bagaimana seseorang bisa melakukan hal seperti itu di depan karyawan yang sedang bekerja.
Di sisi lain, ada juga pertanyaan mengenai bagaimana dokumen laporan itu bisa bocor, karena para manajer tidak pernah mengumumkannya secara publik. Meski begitu, netizen menegaskan bahwa akar masalah tetap berasal dari tindakan Park Na Rae sendiri.
Kontroversi ini semakin memperpanjang daftar masalah yang menimpa Park Na Rae. Publik kini menunggu hasil investigasi pihak berwenang untuk menentukan kelanjutan kasus tersebut.