Jadi begini, awalnya Layanan Pajak Nasional berpendapat bahwa cara Yaongyi memberikan file elektronik ‘True Beauty’ ke Naver Webtoon tidak memenuhi syarat untuk pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk publikasi elektronik. Mereka bilang itu lebih ke arah layanan penggunaan hak cipta, jadi harus kena pajak. Tapi, Pengadilan Pajak punya pandangan lain. Mereka menilai webtoon itu memenuhi syarat sebagai publikasi bebas pajak berdasarkan pedoman dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Apalagi, webtoon itu diterbitkan oleh perusahaan yang terdaftar resmi sebagai bisnis penerbitan dan punya ISBN serta ISSN dari Naver Webtoon. Jadi, alasan pajak yang diajukan Layanan Pajak Nasional tidak diterima.
Di tengah semua drama ini, Yaongyi sempat mengakui ada beberapa kesalahan pemrosesan karena kurang pengalaman, tapi dia tegaskan tidak ada niat menghindari pajak. Bahkan, dia sudah bayar pajak untuk bagian yang salah proses. Suaminya, Jeon Seon Wook, juga ikut membela, bilang kalau Yaongyi bukan tipe orang yang cari untung pribadi. Setelah semua ini, Yaongyi sempat vakum dari media sosial, tapi akhirnya kembali aktif dan kasih kabar kalau dia lagi garap seri baru. Pas kasus ini kelar, ada fans yang bilang, “Senang banget masalah ini akhirnya selesai,” dan Yaongyi jawab, “Tanggung jawab terbesar ada di kurangnya pengetahuan saya sendiri. Saya akan lebih banyak dengar saran ahli dan kerja lebih keras ke depannya.” Wah, semoga ke depannya lancar terus ya, Yaongyi!