Min Hee Jin vs HYBE
Jadi ceritanya, Min Hee Jin ini punya hak untuk menjual sahamnya di ADOR ke HYBE dengan harga yang sudah ditentukan. Berdasarkan kesepakatan, dia berhak menerima 75% dari sahamnya dikalikan dengan 13 kali rata-rata keuntungan operasional ADOR selama dua tahun terakhir. Nah, di tahun 2022 dan 2023, ADOR mencatatkan keuntungan operasional masing-masing 4 miliar KRW dan 33,5 miliar KRW. Kalau dihitung-hitung, klaim Min Hee Jin bisa mencapai angka fantastis tadi. Tapi, HYBE punya pendapat lain. Mereka bilang kalau perjanjian pemegang saham sudah berakhir sejak Juli tahun lalu, jadi menurut mereka, Min Hee Jin nggak bisa lagi menggunakan opsi jual tersebut.
Wah, drama ini kayaknya bakal panjang, ya. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya. Siapa tahu nanti ada plot twist yang bikin kita semua terkejut. Yang jelas, kasus ini jadi bukti kalau di balik gemerlapnya dunia K-pop, ada juga urusan bisnis yang rumit dan penuh tantangan. Jadi, buat kalian yang bercita-cita jadi CEO di industri ini, siap-siap aja menghadapi drama seperti ini. Sampai jumpa di cerita seru berikutnya!