Tuesday, September 29, 2020
Home / Rumah Tangga / Anak Mudah Berkata ‘Kasar’? Stop dengan Cara Ini

Anak Mudah Berkata ‘Kasar’? Stop dengan Cara Ini

persiapan anak dlam perjalanan

Sekitar usia 2 tahun, anak umumnya sudah bisa mengucapkan beberapa kata. Pada usia 3 tahun rata-rata anak sudah dapat mengucapkan kalimat-kalimat. Pada masa perkembangan kognitif ini, anak harus selalu dalam pengawasan orang tua, karena disinilah mulai terbentuknya sikap anak. Fase inilah Otak anak semakin berkembang dan anak mulai mengenal dunia selain dirinya sendiri.

Psikolog Rizki Washarti Siregar, BA, M.Psi, mengajarkan bagaimana cara mendampingi anak dalam masa pertumbuhan agar tidak mudah terpengaruh lingkungan, apalagi mengenal kata-kata ‘kasar’.

Ciptakan lingkungan yang positif

Anak biasanya belajar dari lingkungan terdekat dan umumnya lingkungan terdekat itu adalah keluarga terutama orangtua. Maka sebagai orangtua, sebaiknya harus dipastikan terlebih dahulu bahwa mereka sendiri tidaklah memiliki kebiasaan berkata kasar. Sebaiknya jauhkan pula anak Anda dari lingkungan yang hanya membawa dampak negatif.

“Pribadi yang tidak mudah berkata kasar umumnya adalah pribadi yang merasa nyaman dengan dirinya, memiliki sikap dan pandangan yang positif dan besar di lingkungan yang positif pula. Oleh karena itu, sebisa mungkin ciptakanlah lingkungan yang positif buat anak,” terang Kiki seperti dilansir Wanitaindonesia.

Mengajarkan Berbahasa Yang Baik

Agar anak Anda tumbuh menjadi anak yang pandai berbahasa, tak ada salahnya Anda memperhatikan beberapa tips berikut ini :

 Perkenalkan lagu anak-anak

Sebaiknya di usai anak perkenalkanlah anak pada lagu anak-ana,k daripada membiarkan anak-anak mendengarkan lagu dewasa.

  Membiasakan mendongeng

Metode mendongeng akan mengenalkan anak kepada kosakata baru sehingga akan menambah perbendaharaan kata anak. Selain itu, anak juga akan belajar norma-norma sosial yang positif, mempererat hubungan anak dan orangtua, dan menumbuhkan rasa nyaman pada anak.

“Maka masih banyak anak yang takut pada gelap atau takut tidur sendiri karena di usia 2-7 tahun cara mereka berpikir masih fokus pada fantasi sehingga banyak yang takut akan hantu, monster dan hal-hal lain yang sering diasosiasikan dengan kegelapan,”.

Tayangan yang mendidik

Usia anak-anak gemar sekali melihat tayangan yang ada di televisi. Maka pilihlah tayangan yang bermutu dan mendidik untuk anak, walaupun itu film kartun sekalipun. Lebih baik lagi jika Anda mendampingi anak Anda menonton, agar jika ada pertanyaan dari anak tentang kata-kata yang didengarnya, Anda bisa langsung menjelaskannya.

Cek Artikel Ini Sis..

Ide Seru Mengisi Liburan di Rumah

Liburan di rumah aja? Jangan sedih, jangan gundah. Ada banyak cara kreatif agar liburan di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.